Thursday, May 9, 2019

SUDAHKAH KITA MENGERTI ARTI JIHAD ??



Beberapa waktu terakhir indonesia di gemparkan dengan adanya upaya – upaya dalam penegakan syariat islam dalam bentuk negara yaitu khilafah, meski sebelumnya telah ada upaya serupa di masa lalu namun tidak pernah berhasil menjalankan misinya untuk berdiri di negeri ini. Namun  akhir – akhir belakangan ini isu khilafah mencuat kembali ke permukaan. 
Bagi mereka pancasila bukan merupakan ideologi yang pantas untuk di terima oleh mereka. Menurut mereka penegakan syariat islam dan mendirikan ideologi baru adalah hal yang wajib di lakukan. Bagi mereka ideologi selain khilafah  adalah “thagut” . akhirnya sampai pada puncak klimaksnya yaitu pembubaran ormas HTI yang di anggap ormas yang berorientasi pendirian ideologi ini dan sangat membahayakan keutuhan NKRI.
Upaya seperti ini terjadi lantaran mereka memahami agama hanya sebatas teks saja.  Memahami agama sekedar bungkus saja, tanpa melihat isinya. Seakan melihat seseorang dari sisi pakaiannya saja tanpa melihat perilakunya dan kepribadiannya. Padahal tidak pernah ada perintah untuk mendirikan negara islam. QS Al Baqarah ayat 30 selalu menjadi dasar yang terus mereka bawa dalam aksinya. Sejatinya ayat ini tidak secara eksplisit memerintahkan untuk mendirikan negara. Tetapi sebuah pernyataan pengutusan Nabi Adam di muka bumi.
Kemudian pada tiap sila dalam pancasila pun tidak di temukan sila yang menyimpang dari ajaran islam. Dari sila pertama ketuhan yang maha esa, artinya pancasila menolak seseorang untuk tidak ber agama. Artinya kebebasan beragama sangat di junjung tinggi. Dua kemanusiaan yang adil dan beradap, pancasila menjamin keadilan bagi seluruh rakyat dan ketiga persatuan indonesia , perbedaan suku , ras , agama dan golongan di beri ruang untuk bersatu , bersama – sama  untuk hidup menjalin persaudaraan tanpa mempermasalahkan perbedaan dan keempat permusyawaratan , segala permasalahan apapun di sepakati secara bersama – sama bermusyawarah dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat tanpa terkecuali.
  Maka dari itu pahamilah agama secara utuh dan renungkanlah bagaimana perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan , para ulama yang berteteskan darah demi berdirinya bangsa indonesia. Untuk itu saat ini bukan saatnya untuk ribut mempermasalahkan dasar negara dan agama. Karna dasar negara pancasila telah final dan sesuai dengan syariat islam, tidak ada bukti satupun yang menyatakan bahwa pancila keluar dari frame agama islam. Untuk itu mari kita bersama – sama untuk Jihad dalam artian Jihad menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila , bukan justru merong – rong dan menjadi sampah negara. Mulailah untuk memahami sesama, mulailah untuk hidup rukun, damai , saling menghargai satu sama lain dan menjunjung tinggi ke bhinekaan karna sesuai dengan misi islam yaitu Rahmatan Lil Alamin  memberi rahmat bagi seluriuh alam semesta.
Mari kita sadari bersama bahwa indonesia dan seluruh yang berada di dalamnya  telah menjadi mutiara di tengah lautan. Artinya menjadi sinar bagi dunia bahwa kita dengan segala perbedaannya bisa bersatu dan hidup secara bersama-sama tanpa mempersoalkan perbedaan yang ada. Itu harapakan pendiri bangsa kita. Para pendiri yang berangkat dari perbedaan latar belakang telah memperjuangkan seluruh tumpah darahnya untuk berdirinya negara ini. Para ulama telah berjuang  hingga tumpah darahnya untuk Bumi pertiwi artinya para ulama telah memperhitungkan secara matang bahwa pancasila adalah ideologi yang final dan di sepakati secara bersama.
Sebagai penerus bangsa, para pelajar marilah Jihad  dengan cara kembangkan keilmuan, belajarlah dengan rajin, karna kalian yang akan menjadi tonggak berdirinya NKRI. Bagi para masyarakat mari bersama – masa kita hayati perjuangan pahlawan terdahulu kita agar kita dapat menghargai hasil perjuangan mereka. Bagi para pemimpin mari kita pimpin Republik ini dengan berlandaskan Pancasila, letakkan pancasila di dalam hati kita masing – masing.

No comments:

Post a Comment